welcome

welcome n' join

Sabtu, 14 April 2012

semangat baru,... !!


Hmm.. pagi yang indah dengan sejuta rencana yang harus ku tuliskan di atas kertas, mengingat daya ingat yang semakin berkurang ( cieehh nyadar.. ). Iyaa , memang kenyataannya begitu karena aku tidak fokus untuk satu hal. Susah kalau fikiran itu terbagi. Sehingga menjadikan beban. Okelah kalau beban terbagi rata selayaknya, tapi ini beban terpusat. Selalu 1 hal yang mengkoordinir hal lainnya untuk menghancurkan sistem pertahanan memori dan kesenangan aku. Whatever lah… yang penting hari ini tugas harus fix semua. Biar aku bisa tetap survive di sini.

buka semangat baru itu lagunya siapa yahh? ahh gak penting, yang penting lagu itu bisa membuat aku sedikit tertarik. sedikit ya, gak banyak.. soalnya aku memang selalu tertarik dengan lagu-lagu sendu. lebih membuat daya imajinasi aku keluar.

bicara soal imajinasi, aku jadi ingat dengan apa yang ada di fikiran aku. hal-hal aneh yang seakan-akan nampak nyata. asik sih. kayak nonton di fikiran sendiri. sayangnya akhir-akhir ini sering melihat hal buruk sehingga sering mimpi buruk. ah itu gak penting untuk di bahas di sini, masih ada hal yang lebih penting lagi. tapi kapan-kapan aja ya di bahas. lagi mau mandi duluuuu ..!!!

Kamis, 12 April 2012

uneg-uneg jum'at

       kalau ingin aku melupakanmu, maka jangan datang dan dekat denganku lagi. kalau itu yang paling kamu harapkan, hidup kamu akan tenang, tidak akan risih.. maka aku akan pergi. aku juga tidak mau tinggal di tempat yang sudah tidak menganggapku lagi, tidak menghargai aku sebagai manusia yang berperasaan. apapun yang kamu katakan sudah menjadi peluru dan pedang yang siap mengoyak hati dan perasaanku. aku tidak menuntut kamu untuk mengatakan kebohongan yang membahagiakan telinga aku. dan bersikap yang menyenangkan mata aku. karena aku masih punya hati yang bisa melihat mana yang tulus dan pura-pura tulus. sudah cukup. tidak perlu pura-pura peduli lagi denganku. tidak perlu merasa bersalah lagi. aku sudah jujur. bahkan hal yang tidak perlu aku bilang, tapi aku katakan. dan kamu cuma menganggap itu sebuah lelucon. aku mengerti. karena semua ini aku yang merasakan. kamu cuma melihat secara subjektif. aku sudah yakin dengan keputusanku. dan jangan mengubahnya lagi. karena kenyataannya, setiap yang aku lakukan selalu kamu juga yang membuat aku ragu melakukannya. always n always. tidak ada perubahan sama sekali, kamu cuma nafsi-nafsi kepadaku. ya. aku paham. kalau kamu menganggap ini sebagai kesalahanku. aku terima. karena aku memang orang yang selalu bermasalah. satu hal. kalau memang aku tidak penting. jangan bersikap seolah aku ini ada. anggap saja aku tidak ada. satu hal lagi. ini bukan perubahan fisika yang masih bisa kembali ke bentuk semula. ini sudah berubah. aku tidak bisa menjadi temanmu. bukan karena aku egois. tapi jujur, aku bukan orang yang mudah menerima sebuah permintaan maaf yang tidak tulus. sekalipun aku selalu memaafkan kamu. tapi kalau kamu tidak menyadari suatu hal yang sangat aku inginkan kamu menyadarinya. tapi ya sudahlah. ini sebenarnya adalah pilihanmu. bukan pilihanku. dan akan tetap aku jalani.

sindrom kebingungan

       inilah yang sedang aku alami. suatu keadaan tidak pasti dan penuh dengan ketidakjelasan. ini terjadi, karena ini aku, sesuai dengan cara aku menghadapi suatu masalah yang menimpa aku. ini sudah pernah terjadi tiga tahun yang lalu. keadaan ini membuat aku susah untuk bernafas. mencoba untuk tetap survive, tapi cuma untuk beberapa hari saja. selanjutnya, kembali 'kumat'.
aku sudah sangat lelah dengan ini semua. ini memang sebuah keluhan. bahkan dari hati. keluhan yang setiap manusia normal pernah melakukannya. untuk saat ini tiada yang bisa aku lakukan. selain menunggu petunjuk Tuhan, selagi aku juga memikirkan cara yang paling tepat untuk menghadapi ini semua. pilihan sudah ada, bahkan terlalu banyak, aku tidak bisa mengatakan ' i have no choice', semua itu membuat aku semakin bingung. di sini ku butuh seseorang yang bisa membantu untuk memecahkan masalah aku. kalau bisa yang aku anggap orangtua, karena aku tidak mungkin menceritakan semua ini kepada orang tua biologis aku.
kapan ini berakhir? setiap hal yang sudah aku yakinkan, waktu membuatnya terlupakan begitu saja. aku sama sekali tidak ingat dengan solusi yang telah aku ambil. masalah tetaplah masalah. jadilah sekarang aku orang yang pesimis, tidak bersemangat, kacau. untuk saat ini aku tidak mau mendengar kabar apapun. spot jantung tiap hari. sudah cukup. semua sudah kehendak-Nya. akan ada jalan, tapi kalau aku tidak berusaha mencari jalan tersebut semua sama aja. semua akan lambat. aku ingin melakukan semua dengan hati. memang harus dilakukan dengan hati. aku ingin untuk tidak berada di sini, aku harus memulihkan kesehatan mental aku dulu, baru setelah itu aku kembali. tapi masalahnya, ini adalah sebuah perencanaan. dan aku tidak yakin melakukan ini. bagaimana kalau keadaan ini tidak berubah. aku akan tertelan oleh waktu. aku akan menjadi objek seperti dalam puisinya Chairil Anwar,,, 'menyesal'. hmm. apa yang harus aku lakukan? 'waiting?' for what?'

      harusnya aku menulis semua solusi yang sudah aku pikirkan dan aku yakini cukup bisa membantu. akhirnya lupa lagi sekarang. aku terlalu banyak mikir. iya. sudah pasti aku harus berpikir matang-matang. supaya aku tidak terpeleset dan menyesal. makin hari kepala pun makin sakit. keadaan aku akan semakin terpuruk. padahal orangtua sudah menanyakan kesanggupan aku, apakah masih sanggup untuk bertahan? dan mereka pasti akan mengiyakan jika aku meminta untuk pindah atau berhenti. karena ini adalah masa depan aku. haa? aku masih punya masa depan? tapi kenapa setiap saat aku membayangkannya semua itu tidak ada dalam otakku. tidak seperti dulu? aku tidak ingin membuat mereka kecewa. tapi aku juga tidak sanggup untuk bertahan. semua ini datang bertubi-tubi. mungkin ini semua karena aku selalu kecewa. dan merasa gagal.semua ini buruk untuk mental aku. dan tetap saja. aku masih menunggu, karena cuma itu yang paling bisa aku lakukan. karena option yang lainnya, akan segera merubah keadaan, dan bisa saja di luar kendali. memang menunggu itu lebih baik. entah sampai kapan. aku layaknya menunggu kematian sekarang. hal yang paling aku inginkan tapi aku takutkan. huuft.

     ada yang paling aku sesalkan dari mereka. kenapa mengaggap ini sebuah lelucon. setiap manusia itu berbeda. begitu pula dengan intensitas masalah mereka. apalagi kalau masalah itu menimpa orang skeptis dan spekulatif seperti aku. semua hal awalnya harus kontradiktif. aku harus benar-benar selektif dalam memilih. apapun itu. tidak ada yang namanya kebetulan. sering kali aku  mengingkari semua perasaan aku. dan aku bahkan tidak tau antara kebenaran di antaranya. ini yang membuat aku semakin bingung. bingung. dan bingung.

tentang kamu, yang 50:50

Minggu, 19 Februari 2012

Manusia Bodoh_Haruskah ku mati #Ada Band

Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan s’lalu jadi satu
Kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang ulang kali
reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang
Dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Belum cukup membendungnya
Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Repeat reff
Tapi sampai kapankah ku harus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini yakinku indah
Repeat reff
Tapi sampai kapankah ku harus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu

Haruskah Ku Mati_ada band

Bagaimana mestinya…
Membuatmu jatuh hati kepadaku
T’lah kutulis kan sejuta puisi
Meyakinkanmu membalas cintaku

Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kautau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu
Adakah keikhasan
Dalam palung jiwamu mengetukku
Ajarkan mu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku
Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kau tau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu
Tiadakah ruang di hatimu untukku
Yang mungkin bisa ‘tuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk disaat ku layu
Ku t’lah menantimu hingga akhir masa

why why love?

       ada yang salah denganku? kenapa semakin hari aku semakin gak tau apa2? aku benar2 kehilangan orientasi. apa yang harus aku lakukan? kenapa perasaan aku terlarang? kenapa aku tidak bisa terima? kenapa aku susah melakukannya? aku pun tidak tau harus melepaskan atau mempertahankan. haruskah cerita ini berakhir? sad ending? kenapa aku masih bertahan? sudah berkali-kali aku terjatuh. sekalipun pernah sanggup untuk mengalihkan perhatian aku untuk tidak mengingat, tapi aku tetap ingat. apa yang salah denganku? ada apa denganmu? jujur, aku tak mengerti, karena aku tidak tau pasti tentang kamu? seperti yang pernah aku katakan kamu adalah 50:50. aku gak tau pasti kamu jahat atau baik? atau aku memang berlebihan dalam menyikapi masalah ini. mungkin karena aku tidak bisa merelakanmu.
       aku seperti terseret ke lembah yang sangat gelap. semakin jauh semakin dekat. apa ini? aku sungguh tak mengerti. kenapa kamu tak mengerti aku? ini sangat-sangat sulit. aku memang mempersulit diriku sendiri. seandainya aku bisa mengikuti semua yang kau inginkan, untuk melepaskanmu, semua akan mudah. tapi kenyataannya aku gak bisa. aku terus dan terus bertahan sampai aku jatuh dan bangun lagi. berusaha membenci. benar-benar tertatih. kenapa ini rumit sekali? terus dan terus saja aku mengeluh, bersabar, mengeluh lagi. hati lelah. penat. hilang arah. menderita. apa kau juga merasa? katakan padaku. apa aku bodoh? kenapa aku merasa di larang untuk cinta. tidak ada penjelasan. berusaha menjadi kuat padahal rapuh, itu sungguh menyakitkan.
       aku berharap Tuhan meluluhkan hatimu. aku berharap Tuhan membuat aku mengerti tentangmu. karena sungguh aku gak bisa memahamimu. dulu aku selalu menolak, ternyata siapalah aku menolak cinta. ini kesalahan? jika ini kesalahan, maka semua adalah mudah buat aku melepaskan mu yang telah menyakiti aku. tapi aku tak bisa. ku bilang kamu jahat, kamu baik. ku bilang kamu baik, aku sakit. apa hati aku telah buta? apa aku sudah gila? ada apa denganku? apa aku mau mati? ada apa dengan semua ini? ini benar-benar fase terberat buat aku. ini sungguh membuat aku terluka dengan sendirinya. aku berharap kisah ini happy ending. sungguh aku berharap. semoga Tuhan meridhoi. amin
      aku gak sanggup berpikir lagi !!! diri aku sendiri, aku sudah gak paham. ini benar-benar gila. yang lebih parahnya lagi daya ingat aku menurun, jadi lambat loading. kadang-kadang gak connect.sampai aku berpikir, ini semua adalah trik. trik untuk menjatuhkan aku. tapi apa kamu setega itu? gak aku gak percaya. kamu gak mungkin ngelakuin hal serendah itu. sebenarnya gampang aja jawabannya. karena kamu tak cinta !! yang jadi masalah. aku cinta. bertepuk sebelah tangan. kesalahan terbesar, pernah memiliki. dan gak sanggup untuk kehilangan. karena aku butuh kamu untuk aku sayang, bukan butuh orang. tapi kamu. kamu. dan kamu. dan tetap kamu!! enough !!!! aaaaaaaaaarrrrrgghhh

Jumat, 03 Februari 2012

MANUSIA & 10 PENYAKITNYA

Tentang Manusia

Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah paling sempurna dibandingkan dengan machluk yang lainya, termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dllnya. Tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak tahu atau tidak kenal akan diri kita sendiri sebagai manusia. Untuk itu marilah kita pelajari diri kita ini sebagai manusia, Siapa diri kita ini? Dari mana asalnya? Mau kemana nantinya? Dan yang paling penting adalah bagaimana kita menempuh kehidupan didunia ini supaya selamat didunia dan achkirat nanti?
Sebenarnya manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
  1. Jasmani.
    Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
  2. Ruh.
    Terbuat dari cahaya (NUR). Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
  3. Jiwa. (An Nafsun/rasa dan perasaan).
    Terdiri atas 3 unsur:
    • Syahwat/Lawwamah (darah hitam), dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll (kebendaan/materialis)-menjadi beban masyarakat.
    • Ghodob/Ammarah ( Darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll (Menentang)-Menjadi pengacau masyarakat.
    • Natiqoh/Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia- Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
  1. Akal (timbangan) haq atau bathil
  2. Pikir (hitungan) Untung rugi
  3. Zikir (ingatan) Ingat Allah
Jadi kalau diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body daripada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya dimana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi Disini jelaslah bahwa yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya dimana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya. 
Machluk machluk yang diciptakan Allah ( dimana ada yang menjadi musuh atau lawan manusia yaitu Iblis dan Jin kafir.) 
Ada 6 machluk yaitu:
  1. Malaikat, Dari Nur (cahaya) menerangi/mengawasi manusia.
  2. Iblis, Dari Nar (Api), sifatnya merusak, merupakan musuh manusia.
  3. Jin, Dari asap yang beracun, sifatnya memabukan, merupakan penggoda dan juga membantu manusia.
  4. Tumbuhan, Hanya mempunyai  naluri, berfaedah, untuk kebutuhan manusia.
  5. Hewan, Syahwat dan ghodob, berfaedah untuk kepentingan manusia.
  6. Manusia, Sebagai pengatur alam, pengurus dunia(khalifah rachmatan lil alamin).
Corak corak Manusia:
  • Mu'min
  • Kafir
  • Munafi
Perjalanan Kehidupan Manusia:
  1. Alam Arwah/Ruh, Masih didalam alam suci/taqdir ketentuan
  2. Alam Rahim, Didalam Kandungan Ibu/Qadarditentukan
  3. Alam Dunia/Alam Qodho, Penyelesaian/Untuk sementara
  4. Alam Kubur/Alam Barzah, Dalam tahanan alam Kubur/prefentif
  5. Alam Mizan, Timbangan Alam dibangkitkanya kembali Manusia
  6. Yaumil Ma'lum ( Hari Pengumuman/Keputusan), Sorga bagi yang beramal baik; Neraka bagi yang beramal buruk

    sumber : http://spiritual.8m.com/keajaiban_manusia.html

    10 PENYAKIT MENTAL MANUSIA

    Penyakit merupakan sesuatu yang bersifat merugikan untuk diri baik yang bersifat fisik maupun mental. Penyakit secara fisik mungkin dapat dengan mudah terdeteksi sehingga dapat diketahui cara pengobatannya. Namun bagaimana dengan penyakit yang menyerang mental manusia????. Penyakit ini tidak nampak dan terdakang sulit untuk kita ubah karena biasanya merupakan kebiasaan dalam diri. Berikut ini adalah 10 jenis penyakit yang terkadang mungkin ada dalam diri anda dan seharusnya anda pahami dan hilangkan.
    1. MENYALAHKAN ORANG LAIN

    Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah : Siapa nih yang nyantet ? Selalu “siapa” bukan “apa” penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu “apa” sebabnya, bukan “siapa”. Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas.
    Kekanak-kanakan. Kenapa ? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh,” Adik tuh yang salah”, atau ” mbak tuh yang salah”. Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.
    2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
    Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan MENGAKUI KESALAHAN. Anda pernah mengalaminya ? Kalau anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. “Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat dsb, Lha saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP, wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh”. Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai “improper guilty feeling”.
    Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang “Saya kok yang memang salah, tidak mampu dsb”. Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa in feri or, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.
    3. TIDAK PUNYA GOAL / CITA-CITA
    Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan milestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini : Ada anjing jago lari yang sombong. Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang:
    “Nah tuh ada kelinci, kejar aja”. Dia kejar itu kelinci, wesss…., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar.  Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain.
    “Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang”.
    “Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih”.
    Kalau “GOAL” kita hanya untuk “FUN”, isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.

    4. MEMPUNYAI “GOAL”, TAPI NGAWUR MENCAPAINYA
    Biasanya dialami oleh orang yang tidak “teachable”. Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah. Ilustrasinya kayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya : Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan.
    5. MENGAMBIL JALAN PINTAS, SHORT CUT
    Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smesh 1000 kali. Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada ! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh? Nggak mungkin !. Karena hal itu melawan kodrat.

    6. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
    Analoginya begini : Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha kalau jalannya, runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan ?

    7. MENGABAIKAN HAL-HAL YANG KECIL
    Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
    8. TERLALU CEPAT MENYERAH
    Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.
    9. BAYANG BAYANG MASA LALU
    Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ? Kita selalu penuh memori kan ? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi
    kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3.  Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. “Waktu” itu maju kan ?. Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan ?
    Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.  
    10. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
    Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi.Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. Napoleon pernah menyatakan: “Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar”. Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur
    Sudah saatnya kita memperbaiki kehidupan kita. Kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin maju.
    Action may not always bring success, but there is no success without action.
    “Usaha dan tindakan tidak selalu menghasilkan keberhasilan/ sukses, tetapi… Tidak ada keberhasilan dan sukses TANPA usaha dan tindakan.”
    (Greg Phillips- Benjamin Disraeli)

    sumber : http://topmotivasi.com/10-penyakit-mental-manusia.html

Rabu, 01 Februari 2012

missunderstanding

hmm.. memanglah satu kata ini luar biasa. salah faham. sama aja salah persepsi, salah menginterpretasi. sebenarnya itu terjadi karena pola pikir seseorang dengan yang lainnya berbeda. jadi itu sangat wajar. saya punya cerita. cerita ini sangat tragis tapi sebenarnya lucu. tulisan yang maksudnya untuk menghibur diri sendiri eh tau-tau menjadi kayu bakar buat orang. sebenarnya saya merasa menyesal juga dan merasa bersalah. secara tidak sengaja telah menimbulkan konflik. ini memang di luar kendali saya. yang anehnya lagi ini malah jadi topik hangat untuk sebagian besar orang. saya mengerti. kalau saya di posisi mereka, mungkin juga bakal begitu. tapi haruskah itu terjadi. kalau memang bermasalah dengan saya, kenapa tidak tanya saya saja?. yang paling penting Tuhan tau. tapi saya jadi kurang suka kalau harus di sindir-sindir begitu. kan seperti anak kecil. ini cukup menjadi pelajaran buat saya. kalau menulis itu juga harus tau kira-kira interpretasi apa yang akan muncul dari pihak lain. tidak semua yang kita pikirkan itu sama dengan yang orang lain fikirkan. ini memang sebuah masalah. masalah yang muncul akibat kesalahpahaman. kemudian di kait-kaitkan. yuups, persis seperti yang saya pikirkan. yang penting ketika orang lain emosi, saya tetap harus menjaga diri. saya adalah orang yang sangat negatif thinking. mulai sekarang saya harus positif thinking. yang saya tidak habis pikir, kenapa masalah ini di besar-besarkan? ahh pertanyaan konyol. iyalah, orang kalau belum mencapai tujuannya gak akan pernah berhenti. semoga saja masalah ini cepat selesai. kesimpulannya, mereka sama seperti saya. sensitif. dan kita sama-sama manusia.